berapa putaran setelan angin karbu jupiter mx
Rakitkarburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kondisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam hingga mentok lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor anda.
Site De Rencontre Totalement Gratuit En France. Banyak orang yang kadang frustasi waktu dapet kerjaan nyetting karburator vakum. Pasalnya cara kerja karburator jenis ini sedikit berbeda dengan karburator konvensional jaman dulu. Pada karburator jenis vakum, skep digerakkan oleh karet membran, bukan dengan tarikan sling kabel gas secara langsung. Sedangkan fungsi dari kabel gas pada karburator vakum hanyalah sebagai penggerak katup kupu-kupu pada karbu. Lihat saja, kabel gas pasti terhubung dengan katup kupu-kupu. posisi mixture screw Ada 2 baut utama yang bisa disetel pada setiap jenis karburator, Yaitu baut setelan gas throttle dan baut setelan udara air screw maupun mixture screw. Pada karbu konvensional jadul baut setelan udara disebut air screw, sedangkan pada karbu vakum disebut mixture screw. Sebenarnya perbedaan ini tak lain karena fungsinya yang agak berbeda. Pada karbu konvensional air screw hanya bekerja untuk mengatur debit udara ke arah mangkuk bensin karbu, sedangkan pada karbu vakum mixture screw bekerja mengatur debit campuran udara dan bensin yang keluar dari karbu dari arah pilot jet menuju ruang bakar. Mixture screw memiliki peranan pada kinerja mesin saat RPM rendah. Pada RPM tinggi atau saat ngebut yang bekerja yaitu gabungan antara main jet dan pilot jet. letak mixture screw ini ada di bagian samping karbu dan posisinya lebih dekat dengan manifol / blok mesin. Oke kini giliran kita belajar menyetel karbu vakum. Langkah pertama yaitu putar grip gas hingga RPM mesin berada di kisaran 4000 RPM dan TAHAN. kalo gak ada tacho meter ya bisa dikira-kira sendiri pokoknya grip gas diputar dikit hingga RPM naik. Gak papa walau gak persis 4000RPM. Anda bisa menggunakan baut setelan gas / throttle untuk menahan RPM jadi 4000. Caranya putar baut setelan gas ke arah kanan hingga RPM meninggi. Putar mixture screw ke arah kanan atau menutup hingga mentok, pada saat itu suara mesin akan makin pelan, RPM makin rendah dan bahkan mesin bisa saja langsung mati. Jika mesin mati biarkan dulu jangan dihidupin. Putar mixture screw ke arah kebalikan, yaitu ke arah kiri atau membuka sebanyak 360° alias 1 putaran. Nyalakan mesin yg mati. biarkan mesin idle sambil tetap menahan grip gas agar RPM meninggi. Lanjutkan putar mixture screw ke arah kiri / keluar hingga didapat setelan yang pas. Khusus untuk motor New Jupiter MX 135 standart putaran mixture screw standartnya sekitar 2 putaran keluar 2×360° dihitung sejak mixture screw menutup. Untuk jenis karburator vakum pada motor lain setelan mixture biasanya gak jauh beda antara 1-2 putaran. Langkah terakhir yaitu mengatur baut setelan gas / throttle dan buatlah menjadi langsam. Caranya dengan memutar baut tersebut hingga RPM berada di kisaran 1250 RPM. Jika gak ada RPM meter / tachometer buatlah hingga suara mesin langsam stabil. Jangan lupa untuk menggeber-geber gas saat semua proses selesai. Ini bertujuan untuk memastikan langsamnya mesin. Kalau setelah digeber mesinnya jadi tidak langsam/idle lagi mungkin putaran mixture screw kurang keluar atau baur setelan gas/throttle kurang tepat. CATATAN Rasakan sendiri saat motor dikendarai, kalau suara mesin terasa kering, ujung busi berwarna putih sebaiknya tambah putaran mixture screw ke luar / kiri. —–> makin diputar ke kiri makin boros. Kalau terasa campuran terlalu basah/boros dan ujung busi kehitaman maka putarlah mixture screw ke arah kanan/menutup.—–> makin diputar ke kanan makin irit. Kalau pasang knalpot racing sebaiknya putaran mixture screw tambahin aja kira-kira 1 putaran lagi keluar biar debit bensin yang tercampur udara makin banyak. Untuk ilustrasi cara kerja karbu vakum bisa dilihat pada video berikut ini. Dari video di atas kita bisa memahami prinsip kerja karburator vakum yang sedikit berbeda dengan karburator konvensional. Selamat mencoba 😀 Navigasi pos
Halo rekan-rekan per-mxan dimanapun anda berada. Pada kesempatan ini saya akan membahas cara menyetting karburator PE 28 setelah diaplikasikan ke Jupiter MX Karburator PE 28 Setelah artikel Solusi Indikator Mesin Menyala Setelah Memasang Karburator PE 28 Di Jupiter MX kini kita akan ke tahap selanjutnya yaitu menyeting karburator PE 28. Selain itu, jika anda menggunakan karburator vakum jangan baca artikel Setting Karburator Vakum Jupiter MX Menyetting karburator tipe skep seperti PE 28 agak ribet daripada karburator original, karena itu saya kasih dahulu patokan Pilot Jet dan Main Jet yang telah saya coba, perhatikan juga kalau jetting tidak pasti sama karena tergantung banyak faktor seperti rasio kompresi, noken as dipakai, dsb. Kondisi standar semua, karbu PE 28 PJ 38 MJ PE 105 Kondisi bore 63mm, head 23/22-19/18 polyquad, PJ 40 MJ PE 120, jarum JJH klip ke-4, cam uma Silahkan baca-baca dahulu MANUAL dari PE 28 Asli. man Troubleshooting Main Jet Jika anda membaca tutorialnya maka patokan Main Jet itu harus dapat membuat mesin dapat terus berevolusi sampai limiter tertinggi. Maka cara menentukan main jetnya dengan cara menggunakan main jet yang dirasa brebet putaran atas, lalu turun perlahan 1 step, sampai tarikan rpm diatas 8000 rpm lancar sampai limiter, maka itulah main jet yang pas. Troubleshooting Pilot Jet Pilot jet berdasarkan pengalaman saya untuk Jupiter MX karbu PE 28 adalah rentang 38 - 45 saja 135cc 54mm bore gunakan PJ 38 saja 150cc Vixion 57mm bore belum pernah coba tetapi coba saja PJ 38 165cc 60mm bore belum pernah coba tetapi coba saja PJ 38 178cc 62mm bore belum pernah coba tetapi coba saja PJ 40 183cc 63mm bore pengalaman saya PJ 40 cukup stabil Troubleshooting Air Screw Putaran Angin Ciri-ciri motor yang sudah pas settingan anginnya adalah saat motor dihidupkan, jika ditarik gas dari RPM bawah - tengah sekitar 5000 akan bersih, tidak ada gejala seperti motor terasa akan mati. Jika motor terasa akan mati maka lakukan setting ke arah jarum jam kencangkan lalu coba gas lagi sampai RPM dapat naik dengan bersih. Troubleshooting Main Jet Holder Banyak lubang di main jet holder / emulsion tube berpengaruh terhadap jetting. Semakin banyak lubang semakin kering campuran. Banyak lubang di area jauh dari main jet semakin kering campuran saat kecepatan tinggi. Banyak lubang di area dekat main jet semakin kering campuran saat kecepatan rendah. Itulah kenapa jika menggunakan Main Jet PWK 8 lubang harus diturunkan dibanding ukuran Main Jet PE 2 / 3 step karena lubang Main Jet PE adalah 10 lubang. Bagi yang mengalami knalpot nembak saat deselarasi bisa memakai main jet holder yang lubangnya lebih sedikit agar campuran saat skep ditutup seketika campuran tidak terlalu kering. Troubleshooting Jarum Skep Selain putaran angin yang berpengaruh adalah posisi jarum skep. Jika saat rpm tengah rentang 6000-8000 rpm terjadi brebet maka bisa dicoba naikkan posisi klip jarum agar campuran sedikit kering Pindah posisi klip jarum langsung ke posisi paling bawah Semakin ke bawah maka campuran akan semakin kaya. baca juga artikel jetting di mx 188cc Kumpulan Jetting Karburator PE Jupiter Mx
New Jupiter MX menggunakan karburator vakum yaitu Mikuni BS25. Karburator tersebut mempunyai spesifikasi Main Jet 115 Pilot Jet 15 Perlu diketahui bahwa pilot jet karburator vakum njmx tidak sama dengan pilot jet ojmx sehingga tidak bisa saling tukar beda ulir drat. Karburator vakum tersebut dikombinasikan dengan TPS Throttle Position Sensor sudah dapat memberikan konsumsi BBM yang irit, sehingga bagi sebagian orang lebih senang dengan karbu ini dibanding karbu skep PE 28. Selengkapnya Setting Karburator PE 28 Jupiter MX Selain itu, dengan menggunakan karbu standar maka tidak ada ubahan di kabel gas dan baut dashboard lampu dekat handle gas bisa dipasang. Hasilnya bagian lampu motor lebih kokoh saat melewati jalan yang bergelombang. Terdapat perbedaan fundamental pada skrup setelan antara karbu skep dan vakum Pada karburator skep skrup setelan disebut setelan angin berfungsi untuk mengatur besaran debit udara saja. Sedangkan, pada karburator vakum skrup setelan disebut mixture screw berfungsi untuk mengatur besaran campuran udara DAN bensin. Mixture screw dan pilot jet hanya berfungsi pada putaran rendah sekitar RPM 4000 ke bawah. Sedangkan saat RPM atas membran vakum akan menutup sehingga aliran bensin dari pilot jet akan berhenti dan suplai bensin akan disuplai oleh Main Jet. Setting ini berguna bagi anda yang baru mengaplikasikan Knalpot Racing maupun "hijrah" dari karbu skep PE 28 ke karbu standar Setting Mixture Screw Mixture screw berfungsi untuk mengatur besaran udara DAN bensin yang masuk ke ruang bakar saat RPM rendah. Memutar ke luar berlawanan jarum jam akan membuat campuran menjadi basah sedangkan memutar ke dalam searah jarum jam akan membuat campuran menjadi lebih kering. Mulai putaran sebanyak 1,75 sesuai buku manual 1 putaran adalah 360 derajat Hidupkan mesin dan putar skrup RPM sampai menyentuh 3000 RPM agar stasioner di RPM tersebut, untuk mengetahui RPM dapat menggunakan takometer. Putar mixture screw ke luar sampai terasa RPM mesin mencapai maksimal, kalau sudah maksimal dan terus diputar ke luar maka dapat menyebabkan knalpot nembak. Pada titik dimana mixture screw mencapai RPM tertinggi, putar mixture screw ke dalam sebesar 1/4 putaran. Kembalikan skrup stasioner ke RPM idle sekitar 1300 Selesai Setting Main Jet Setting main jet pada karbu vakum standar akan berguna jika anda menggunakan knalpot racing atau sudah menggunakan CDI aftermarket. Jika tidak menggunakan knalpot racing ataupun cdi aftermarket maka tidak disarankan mengganti main jet, dan tetap menggunakan main jet 115. Kemudian, perhatikan juga rasio kompresi mesin. Sebagai gambaran menentukan Main Jet bisa dilihat NJMX = MJ 115 Satria FU Vakum = MJ 110 Rasio kompresi mesin sangat berpengaruh di jetting karburator vakum khususnya Main Jet. Untuk menentukan main jet diawali dengan menggunakan main jet yang dirasa brebet putaran atas, lalu turun perlahan 1 step, sampai tarikan rpm 4000 ketas lancar tidak ada gejala nahan maka itulah main jet yang pas. Sebagai awalan setting MJ selalu gunakan main jet ori pabrikan, kemudian dari situ naikkan/turunkan perlahan 1 step dan perhatikan baik-baik RPM 4000 - RPM 5000 apakah ada gejala nahan brebet. Catatan Mixture Screw yang diputar ke luar akan menyebabkan campuran menjadi basah. Akan tetapi, jika diputar terlalu ke luar maka akan terjadi ketidakseimbangan antara campuran udara dan bensin akan didominasi oleh udara sehingga akan terlalu banyak udara yang masuk ke ruang bakar dan hasilnya campuran akan menjadi kering yang nantinya akan membuat knalpot nembak.
Setelah Mencari info sana sini akhirnya saya telah menemukan Setelan angin untuk mesin standar. mulailah Mencari Settingan angin dr 2 putaran. Biasanya 2 putaran angin itu di gunakan untuk motor tipe Sport Bagaimana Cara mencari settingan yang pas? Apa itu 2 putaran? oke saya akan coba menjelaskan. 1. Putar sekrup di karburator yang sebelah kiri searah jarum jam hingga mentok 2. Perhatikan putaran sekrupnya, 360derajat itu adalah 1 putaran. teruskan memutar hingga 2 putaran. 3. Hidup kan mesin. 4. Putar gas motor hingga RPM naik +- 20%. 5. Putar Angin sedikit2 hingga RPM naik sendiri lalu hentikan putaran sekrup 6. Adjust Sekrup Idle +- 1300 RPm Ini Hanya untuk mencari settingan Langsam hingga Putaran Tengah edisi Berikutnya akan coba saya jelaskan cara setting Karbu Secara Keseluruhan Mulai dari Main Jet, Throttle Skep, dll
Jual Beli Karburator Baut Setelan Angin Karburator Jupiter Z. Tersedia Produk aman dan mudah, jaminan uang kembali 100% di Bukalapak.{{show ? 'Sembunyikan' 'Selengkapnya'}}
berapa putaran setelan angin karbu jupiter mx