gambar malam nisfu sya ban

GambarDP BBM Nisfu Sya'ban - Nisfu Sya'ban adalah peringatan pada tanggal 15 bulan kedelapan (Sya'ban) dari kalender Islam. Hari ini juga dikenal sebagai Laylatul Bara'ah atau Laylatun Nisfe min Sha'ban di dunia Arab, dan sebagai Shab-e-barat di Afghanistan, Bangladesh, Pakistan, Iran dan India. Nama-nama ini diterjemahkan menjadi Bagisobat yang ingin mengoleksi DP BBM Nisfu Sya'ban Bergerak Terbaru 2017 bisa langsung dapat di download gratis sekarang juga. Gambar animasi gif malam Nisfu Sya'ban dengan ukuran dan resolusi terbaik yang siap untuk sobat miliki dan dengan berbagai model yang berbeda sehingga sobat bisa memilih dengan gambar bergerak yang berbeda menurut selera yang disukai. MalamNisfu Sya'ban adalah malam pada tanggal 15 Sya'ban, atau lima belas hari sebelum bulan Ramadan. Malam ini bagi dianggap spesial karena memiliki keutamaan. Bagi masyarakat muslim Betawi, malam Nisfu Sya'ban biasa dirayakan dengan menggelar ritual tradisi dengan berbagai syiar keagamaan. Ritual peribadatan Nisfu Sya`ban dibawa oleh para Berdasarkankeputusan Lembaga Falakiyah PBNU, 1 Syaban 1443 H jatuh pada hari Jumat, 4 Maret 2022. Atas dasar penetapan awal Sya'ban tersebut, makan malam Nisfu Sya'ban atau pertengahan bulan Sya'ban tahun ini jatuh pada tanggal 17 Maret 2022. Sebagaimana berlaku umum, waktu-waktu mulia dalam Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, termasuk di antaranya malam Nisfu Sya'ban. Untukmenyambut datangnya malam nisfu syakban pasti tak jarang pula yang mencari caption gambar kata ucapan nifsu syaban atau hanya sekedar tulisan indah untuk menyambut malam nifsu syaban seperti permohonan maaf menjelang nisfu sya ban gambar ucapan bulan syaban ucapan maaf malam nisfu sya ban bahasa sunda kata kata bijak minta maaf di bulan syaban gambar syaban. Site De Rencontre Totalement Gratuit En France. Bulan Sya’ban selain dikenal sebagai salah satu bulan yang sangat agung dan mulia, ia juga memiliki satu malam yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan yang lainnya, yaitu malam nisfu Sya’ban malam pertengahan bulan Sya’ban. Pada malam ini, Allah memberikan banyak anugerah kepada umat Nabi Muhammad yang tidak pernah diberikan kepada umat para nabi sebelumnya. Misalnya, diampuni semua dosa, diterimanya semua dan doa dan pemberian lainnya. Keagungan malam nisfu Sya’ban tentunya disebabkan banyaknya pemberian dan anugerah dari Allah swt. Oleh karenanya, pada malam ini dikenal sebagai salah satu malam yang memiliki banyak nama, dan masing-masing dari nama-nama itu memiliki keagungan dan kemuliaan tersendiri yang bisa diraih oleh umat Islam. Al-Hafiz al-Muhaddits Syekh Salim as-Sanhuri dalam salah satu kitabnya menjelaskan bahwa pada malam pertengahan bulan Sya’ban terdapat sepuluh nama agung yang hanya disematkan pada malam itu, bukan yang lainnya. Di antara nama-nama itu adalah sebagai berikut Pertama, malam yang diberkahi Mubarakah Pada malam pertengahan bulan Sya’ban, Allah memerintahkan para malaikat untuk turun pada langit dunia dan menebar kebaikan kepada manusia. Pada malam itu, jarak antara manusia dengan para malaikat sangat dekat. Kedekatan itu menjadi keberkahan tersendiri yang hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad. Selain itu, menurutnya, pada malam pertengahan bulan Sya’ban, keberkahan itu juga dirasakan oleh bertambahnya air Zamzam. Sebab, pada malam itu air Zamzam akan bertambah dengan tambahan yang sangat nyata dan bisa disaksikan dengan mata kepala manusia. Kedua, malam pembagian takdir Qismah wa at-Takdir Pada malam ini para malaikat turun untuk membagi keberkahan dan kebaikan serta untuk menentukan takdir kepada semua manusia, mulai dari rezeki, jodoh, mulia, hina, pangkat, pernikahan dan yang lainnya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Atha’ bin Yasar, Rasulullah saw bersabda إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ دُفِعَ إِلَى مَلَكِ الْمَوْتِ صَحِيْفَةً فَيُقَالُ اِقْبِضْ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَنْ فِي هَذِهِ الصَّحِيْفَةِ فَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَغْرَسَ الغُرَّاسَ وَيُنْكِحَ الْأَزْوَاجَ وَيَبْنِي الْبُنْيَانَ وَإِنَّ اسْمَهُ فِي تِلْكَ الصَّحِيْفَةِ وَهُوَ لَا يَدْرِيْ Artinya, “Apabila telah datang malam pertengahan bulan Sya’ban maka diserahkan kepada malaikat maut sebuah catatan. Maka dikatakan, cabutlah pada tahun ini, nama yang ada dalam catatan itu, karena sungguh seorang hamba akan menanam tanaman, akan menikahi wanita, membangun rumah, sedangkan namanya ada dalam catatan itu dan dia tidak tahu.” Dalam riwayat yang lain juga disebutkan bahwa pada malam pertengahan bulan Sya’ban Allah menetapkan beberapa keputusan yang Dia kehendaki, kemudian menyerahkan kepada para pemiliknya pada malam lailatul qadar. Ketiga, malam penghapusan dosa at-Takfir Alasan di balik penamaan ini tidak lain karena pada malam tersebut Allah mengampuni semua dosa-dosa hamba-Nya yang muslim selama satu tahun, terhitung sejak malam tersebut hingga malam pertengahan bulan Sya’ban selanjutnya. Dalam riwayat Ahmad bin Nadlar melalui jalur Sayyidina Mu’ad bin Jabar, Rasulullah bersabda يَطَّلِعُ اللهُ عَلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ اِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ Artinya, “Allah swt melihat kepada semua makhluk-Nya pada malam pertengahan bulan Sya’ban, maka Dia memberi ampunan pada semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan dengan saudaranya.” Keempat, malam diterimanya doa al-Ijabah Di antara keistimewaan malam pertengahan bulan Sya’ban adalah diterimanya semua doa yang dipanjatkan oleh hamba-Nya. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits riwayat al-Baihaqi, Rasulullah saw bersabda خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ لَيْلَةُ الْجُمْعَةِ وَأَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبَ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَتَا الْعِيْدِ Artinya, “Terdapat lima malam, di mana doa tidak ditolak di dalamnya, yaitu malam Jumat, malam pertama dari bulan Rajab, malam pertengahan bulan Sya’ban, dan dua malam hari raya.” Kelima, malam kehidupan al-hayat Orang yang beribadah kepada Allah pada malam pertengahan bulan Sya’ban, maka Dia tidak akan mematikan hati hamba-Nya ketika hati semua manusia mati. Artinya, ketika semua makhluk senang akan dunia dan lupa akan akhirat, maka Allah tidak akan membiarkan orang yang beribadah pada malam tersebut turut terlena dengan dunia. Selain itu, terdapat sebuah riwayat dari Ishaq bin Rahwaih dengan sanadnya dari Wahab bin Munabbih yang menyebutkan bahwa pada malam tersebut tidak ada orang yang meninggal. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ لَمْ يَمُتْ أَحَدٌ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ لِاشْتِغَالِ مَلَكِ الْمَوْتِ بِقَبْضِ الصَّكَاكِ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ Artinya, “Jika malam pertengahan bulan Sya’ban telah datang, maka tidak akan ada seorang pun yang mati, mulai dari ujung timur hingga ujung barat, karena sibuknya malaikat pencabut nyawa dengan menerima catatan-catatan makhluk dari Tuhan semesta alam.” Keenam, hari raya malaikat Jika manusia memiliki dua hari raya agung yang selalu dirayakan dalam setiap tahunnya, yaitu hari raya fitri dan hari raya kurba, maka para malaikat juga memiliki dua hari raya yang selalu mereka rayakan dalam setiap tahunnya, yaitu malam pertengahan bulan Sya’ban dan malam Lailatul Qadar. Ketujuh, malam syafaat Menurut Al-Hafiz Syekh Salim as-Sanhuri, pada malam pertengahan bulan Sya’ban menjadi malam sempurnanya syafaat. Hal itu dimulai sejak tanggal 13 bulan Sya’ban, Rasulullah ditanya perihal syafaatnya yang akan diberikan kepada umatnya, saat itu ia menjawab hanya akan memberikan sepertiga kepada mereka. Pada malam tanggal 14, ia ditanya kembali perihal syafaat yang akan diberikan pada umatnya, saat itu ia menjawab hanya akan memberikan dua pertiga syafaat kepada mereka. Namun, tepat ketika malam nisfu Sya’ban ketika pertanyaan itu disampaikan kepada Rasulullah, dengan tegas ia menjawab bahwa syafaatnya akan diberikan semuanya kepada umatnya. Oleh karenanya, mala mini disebut dengan malam sempurnanya syafaat. Kedelapan, malam kemerdekaan al-Itqu Pada malam ini juga disebut dengan malam pemerdekaan, yaitu diangkatnya separuh umat Nabi Muhammad dari neraka. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits riwayat Sayyidah Aisyah, Rasululah bersabda رُوِيَ أَنَّ النَّبِي كَانَ جَالِسًا فِي تِلْكَ اللَّيْلَةِ فَنَزَلَ عَلَيْهِ جِبْرِيْلُ. فَقَالَ اِنَّ اللهَ قَدْ أَعْتَقَ مِنَ النَّارِ نِصْفَ أُمَّتِكَ Artinya, “Diriwayatkan, sungguh Nabi Muhammad sedang duduk pada suatu malam nisfu Sya’ban, maka datang kepadanya malaikat Jibril. Ia berkata Sungguh Allah telah memerdekakan dari neraka separuh umatmu.” Kesembilan, malam pembebasan al-Baraah Di antara nama-nama malam pertengahan bulan Sya’ban adalah malam pembebasan. Hal ini disebabkan pada malam itu Allah mecatat kebebasan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari neraka; baik yang taat atau ahli maksiat. Maka, di saat yang bersamaan Allah berkata kepada mereka yang taat أَوْفَيْتُ الْحَقَّ وَقُمْتَ بِشَرَائِطِ الْعُبُوْدِيَّةِ فَخُذْ بَرَاءَةً مِنَ النَّارِ. Artinya, “Aku Allah telah menepati janji kebenaran. Dan engkau telah menjalankan ketentuan seorang hamba, maka ambillah kebebasan dari neraka.” Tidak hanya kepada orang beriman yang taat, Allah juga memberikan pembebasan kepada orang mukmin yang masih sering melakukan maksiat. Saat itu Dia berkata kepada mereka, “Aku Allah telah memberikan keringanan kepada kalian semua, sebab kalian tidak menjalankan hak-hak dan ketentuan seorang hamba, maka hakmu adalah siksa, namun dengan malam nisfu Sya’ban, ambillah kebebasanmu dari neraka.” Kesepuluh, malam hadiah al-Jaizah Alasan di balik penamaan malam pertengahan bulan Sya’ban dengan nama ini tidak lain karena malam mulia ini hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad, tidak bagi umat nabi-nabi sebelumnya. Oleh karenanya, mala mini merupakan hadiah langsung dari Allah secara khusus kepada umat Nabi Muhammad. Ustadz Sunnatullah, Pengajar di Pondok Pesantren Al-Hikmah Darussalam, Durjan, Kokop, Bangkalan, Jawa Timur. Jakarta - Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu peringatan yang penting bagi umat Islam. Sya'ban sendiri merupakan bulan yang berada sebelum bulan Ramadan. Malam Nisfu Syaban berada di pertengahan bulan Syaban atau setiap tanggal 15 bulan kedelapan dari kalender Islam. Malam tersebut dipercaya penuh rahmat dan kebaikan Allah. Kehadiran malam Nisfu Syaban dirasa sangat istimewa karena juga disebut sebagai malam pengampunan. Simak Jadwal Malam Nisfu Syaban Lengkap dengan Tata Cara Salatnya Kapan Malam Nisfu Syaban 2022? Simak Jadwal, Keutamaan dan Doa yang Dianjurkan Niat Puasa, Keutamaan Serta Amalan yang Dapat Dilakukan Saat Nisfu Syaban Pada malam Nisfu Sya'ban, Allah SWT akan mengampuni dosa semua umat yang memohon ampunan, mengasihi mereka yang memohon kasih, menjawab setiap doa yang dipanjatkan, serta membebaskan umatnya dari siksa neraka. Salah satu amalan yang bisa dilakukan saat Nisfu Syaban adalah puasa. Puasa Nisfu Syaban juga bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh. Namun selain puasa, ada beberapa amalan lain yang dapat dilakukan umat muslim pada malam Nisfu Syaban, misalnya zikir, membaca Al-Qur'an, hingga memperbanyak doa. Jika dirunut, awal bulan Syaban tahun ini jatuh pada Jumat 4 Maret 2022. Sesuai kalender Hijriyah 1443 H, 1 Syaban bertepatan dengan 4 Maret 2022 kalender Masehi. Maka, malam Nisfu Syaban tahun ini jatuh antara Kamis atau Jumat, 17 atau 18 Maret 2022. Berikut penjelasan mengenai Malam Nisfu Syaban, niat puasa, serta amalan yang bisa dilakukan pada malam tersebut dihimpun dari berbagai sumberPerbanyak Amal Ibadah di Bulan Ramadan Dengan Tilawah Al-QuranPenjelasan soal Malam Nisfu SyabanIlustrasi Malam Nisfu Sya’ban Credit Nisfu Syaban menjadi malam yang penting bagi umat Islam. Selain menjadi pertanda Ramadan segera tiba, malam di pertengahan bulan Syaban itu juga dipercaya penuh rahmat dan kebaikan Allah. Keutamaan malam Nisfu Syaban di antaranya adalah diampuni segala dosa, dikabulkan segala permohonan, dan pahala yang melimpah. Pada malam-malam Nisfu Syaban, Allah akan mengampuni dosa orang yang memohon ampunan, mengasihi mereka yang memohon kasih, menjawab setiap doa, dan membebaskan orang dari neraka. Pada malam Nisfu Syaban, umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan sunah, untuk mendapatkan rahmat dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Sebab pada malam itu Allah turun ke dunia untuk mengampuni dosa-dosa hambanya kecuali yang menyekutukannya. "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." Ibnu Majah dan Ath-Thabrani; dinilai sahih oleh Al-Albani Hadis lainnya diriwayatkan dari Abdullah bin Amr, Nabi SAW bersabda, "Allah Azza wa Jalla mendatangi makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, Allah mengampuni hamba-hamba-Nya kecuali dua orang, yaitu orang yang bermusuhan dan orang yang membunuh jiwa." Dalam hadist riwayat lain, Aisyah juga menjelaskan bahwa Allah memberi kesempatan bagi umat muslim untuk mendapatkan pengampunan seperti seperti banyaknya bulu kambing. "Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb salah satu kabilah yang punya banyak kambing," HR At-Tabarani dan Ahmad. Tak Hanya itu, pada malam Nisfu Syaban Allah akan memudahkan semua urusan umatnya bila mereka mengadahkan tangan ke atas alias berdoa kepadanya. "Jika datang malam pertengahan bulan Sya’ban, maka lakukanlah qiyamul lail, dan berpuasalah di siang harinya, karena Allah turun ke langit dunia saat itu pada waktu matahari tenggelam, lalu Allah berfirman, Adakah orang yang minta ampun kepada-Ku, maka Aku akan ampuni dia. Adakah orang yang meminta rezeki kepada-Ku, maka Aku akan memberi rezeki kepadanya. Adakah orang yang diuji, maka Aku akan selamatkan dia, dst…?’ Allah berfirman tentang hal ini sampai terbit fajar." HR. Ibnu Majah, 1/421; HR. al-Baihaqi dalam Su’abul Iman, 3/378 Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan al-Dailami, Imam 'Asakir, dan al-Baihaqy, Rasulullah SAW bersabda, "Ada lima malam di mana doa tidak tertolak pada malam-malam tersebut, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jumat, malam Idul Fitri dan malam Idul Adha." Namun, hadis ini termasuk dhaif. Keutamaan malam nisfu syaban salah satunya adalah memberikan pahala yang berlimpah. Allah SWT menjanjikan ampunan yang seluas-luasnya dan pahala yang sebanyak-banyaknya bagi umat muslim yang mengerjakan amalan baik. Hal ini juga dijelaskan dalam hadist riwayat Aisyah yaitu sebagai berikut Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam dan melakukan shalat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. Karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “Wahai Asiyah, atau Wahai Humaira’, apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?” Aku menjawab, “Tidak ya Rasulallah, namun Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu malam apa ini?” Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Ini adalah malam nisfu sya’ban pertengahan bulan sya’ban. Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’ban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” HR Al-Baihaqi Puasa Nisfu SyabanNiat Puasa Ramadan / Sumber iStockphotoPuasa pada malam Nisfu Syaban biasanya dilaksanakan pada Ayyamul Bidh. Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa yang dikerjakan pada pertengahan bulan, yaitu pada hari ke 13, 14, dan 15 hijriah tiap bulannya kecuali pada Ramadan. Jadi puasa Nisfu Syaban bisa dilakukan pada 27, 28, 29 Maret 2021. Niat puasa Nisfu Syaban pada malam hari Nawaitu shauma ghadin 'an adai sunnati Sya'bana lillahi ta'ala. Artinya “Saya niat puasa sunah Syaban besok karena Allah Ta'ala.” Niat puasa Nisfu Syaban pada siang hari Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an adai sunnati Sya'bana lillahi ta'ala. Artinya “Saya niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah Ta'ala.” Tata Cara Salat Nifsu SyabanIlustrasi Malam Nisfu Sya’ban Credit Membaca Niat Usholli sunnatan nisfu sya'baana rak'ataini lillahi ta’ala Artinya "Saya salat sunah Nisfu Sya'ban dua rakaat karena Allah Ta'ala" Sementara, jika mengerjakannya pada malam hari, bacaan niat nya sebagai berikut "Usholli sunnata lailati nisfu sya'baana rok'ataini lillahi ta’alaa" Artinya "Saya salat sunah malam Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta’ala" 2. Membaca doa Iftitah, Surat Al-Fatihah, dan Surat Pendek dalam Al-Qur'an. Namun diutamakan untuk membaca Surat Al-Kafirun dan Al Ikhlas. 3. Rukuk dan membaca doa rukuk. 4. I’tidal dengan membaca doa I’tidal. 5. Sujud dan membaca doa sujud. 6. Melakukan gerakan duduk di antara dua sujud dan membaca doanya. 7. Sujud kedua dan membaca doa sujud. 8. Berdiri dan melanjutkan untuk rakaat kedua. 9. Membaca Al-Fatihah dan bacaan Surat Pendek, namun diutamakan membaca Surat Duduk tahiyat akhir dan membaca doanya. 11. Mengucap salam. Setelah menunaikan salat, umat muslim juga dianjurkan untuk melanjutkannya dengan membaca surat Yasin sebanyak 3 kali. Bacaan Surat Yasin pertama diniatkan untuk memohon umur panjang, bacaan Surat Yasin kedua diniatkan untuk memohon rezeki yang halal dan Surat Yasin ketiga diniatkan untuk memohon keteguhan iman dari Allah SWT. Ilustrasi Nisfu Syaban Rachid OuchariaAmalan utama di malam Nisfu Syaban yang pertama yakni memperbanyak doa. Allah akan mengampuni dosa orang yang memohon ampunan, mengasihi mereka yang memohon kasih, menjawab setiap doa, meringankan penderitaan orang susah, dan membebaskan orang dari neraka. Dikatakan bahwa Allah SWT akan menjawab segala doa umatnya pada malam-malam Nisfu Syaban. Selain berpuasa, dianjurkan untuk memperbanyak doa di malam Nisfu Syaban. Doa yang bisa dipanjatkan adalah Allahumma ya dzal manni wa la yumannu 'alaika, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thowli wal in'am, la ilaha illa anta dhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma'manal kha'ifin. Allahumma in kunta katabtani 'indaka fî ummil kitabi syaqiyyan aw makhruman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famkhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa khirmani waqtitara rizqi, waktubni 'indaka sa'idan marzuqan muwaffaqan lil khoirat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal 'ala lisani nabiyyikal mursalin, yamkhullahu ma yasya'u wa yutsbitu, wa 'indahu ummul kitab, wa shallallahu 'ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihî wa sallama, walhamdulillahi rabbil 'alamîn. Artinya Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT." Selain puasa dan berdoa, kamu bisa melakukan amalan-amalan baik di Malam Nisfu Syaban. Berikut amalan yang bisa dilakukan selama Nisfu Syaban Zikir Amalan selanjutnya yang bisa kamu lakukan pada malam nisfu syaban, yaitu perbanyak berzikir dengan lafal syahadat. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat syahadat ini sangat dianjurkan dibaca kapan pun dan di mana pun. Terutama pada malam Nisfu Syaban. Istighfar Amalan utama di malam Nisfu Syaban berikutnya adalah memperbanyak istigfar. Hal ini karena tidak ada satu pun manusia yang luput dari dosa dan salah. Dan sudah menjadi kodrat manusia bisa berbuat salah dan dosa. Meski begitu, Allah SWT tetap senantiasa membuka pintu ampunan untuk hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Tidak heran, meminta ampunan dengan banyak membaca istigfar sangat dianjurkan.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Ilustrasi berdoa pada malam Nisfu Syaban. Foto REUTERS/Jorge Silva Pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya bagi umat Islam. Bahkan SyaikhAbdul Qadir al-Jailaniy mengatakan bahwa Nisfu Syaban adalah malam yang paling mulia setelah Lailatul sebab itu umat Muslim dari generasi terdahulu menghidupkan malam tersebut dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh. Jika melewatkannya, seseorang bisa merugi karena keistimewaan malam Nisfu Syaban tidak dapat ditemukan pada malam-malam lainnya. Ilustrasi menyambut bulan suci Ramadhan Foto Shutter StockMengutip buku Dakwah Kreatif Muharam, Maulid Nabi, Rajab, dan Syaban tulisan Udji Asiyah 2016 97, Syekh al-Mubarakfuri menyatakan“Malam tersebut Nisfu Syaban tidak sama dengan malam-malam yang lain. Dan dianjurkan untuk tidak melupakannya, bahkan dianjurkan untuk menghidupinya dengan ibadah, doa, dzikir, dan tafakur.”Untuk menyambut malam Nisfu Syaban yang segera tiba, yuk pahami definisi dan Malam Nisfu SyabanIlustrasi malam Nisfu Syaban. Foto ShutterstockMalam Nisfu Syaban diperingati setiap tanggal 15 di bulan Syaban, dimulai saat matahari tenggelam hingga terbitnya fajar. Berdasarkan penanggalan Masehi, malam tersebut jatuh pada tanggal 28 Maret 2021. Nisfu Syaban disebut juga Lailah At- Takfir atau malam penghapus dosa dan Lailah al Ijabah yang artinya malam dikabulkannya buku 500 Rahasia Islami Pencerah Jiwa tulisan Syamsul Rijal Hamid 2013 408, Rasulullah menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak puasa sunnah dan sholat malam agar mendapat rahmat Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda“Apabila malam Nisfu Syaban tiba, dirikanlah malam harinya dengan mengerjakan sholat sunnah dan berpuasa di siang harinya. Sungguh sejak matahari tenggelam pada malam itu rahmat Allah turun ke langit paling bawah. Lalu Dia berfirman Adakah orang yang meminta ampun? Niscaya akan Kuampuni. Apakah ada orang yang meminta rezeki? Niscaya ia akan Kuberi rezeki. Adakah orang yang tertimpa musibah? Niscaya aku akan membebaskannya. Adakah demikian dan adakah demikian?’ Hal itu berlangsung hingga terbit fajar.” HR Ibnu Majah dari Ali ra.Ilustrasi berdoa. Foto ShutterstockDalam hadits yang lain, Rasulullah menjelaskan bahwa ampunan Allah akan melebihi jumlah bulu ternak kambing milik Bani Kalb. Bani Kalb sendiri merupakan kabilah yang paling banyak memiliki ternak kambing. Nabi Muhammad SAW bersabda“Sungguh pada malam Nisfu Syaban Allah SWT menurunkan rahmat-Nya ke langit yang paling bawah untuk memberi ampunan kepada orang-orang yang banyaknya melebihi bilangan bulu ternak kambing milik Kalb”.Nah itulah pengertian malam Nisfu Syaban dan keutamaannya. Sebagai catatan, Syaban secara keseluruhan merupakan bulan yang mulia. Rasulullah SAW bahkan menyebut Syaban sebagai bulan beliau. “Sesungguhnya Rajab adalah bulan Allah, Syaban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku”.Oleh sebab itu umat Muslim juga perlu memperbanyak amal di bulan ini, bahkan setiap hari. Karena pada dasarnya Allah akan memberi rahmat dan ampunan kepada umat-Nya yang bersungguh-sungguh dalam Bulan Syaban Pengertian Malam Nisfu SyabanMengapa Nisfu Syaban adalah malam yang istimewa?

gambar malam nisfu sya ban